Produksi Sosial atas Fasilitas Olah Raga dan Tubuh Ideal di Perkotaan: Kasus Kota Malang

Wida Puspitosari, Dewi Puspita Rahayu

Abstract


Keberadaan fasilitas olah raga sebagai ruang sosial di wilayah perkotaan tengah mengalami transisi secara diskursif. Hal ini berakibat pada perubahan kognisi warga kota dalam mendefinisikan ulang tubuh ideal dan waktu senggang. Tulisan ini hendak menelusuri diskursus tubuh ideal dan fasilitas olah raga dalam kerangka produksi sosial atas ruang yang terkait dengan peran negara melalui birokrasi, peran modal yang dilanggengkan oleh aglomerasi ekonomi kota serta potret segementasi kelas dalam penggunaan ruang olah raga di kota Malang.

Kata kunci: produksi sosial, fasilitas olah raga, tubuh ideal, ruang, perkotaan

The existence of sports facilities as social space in urban area are undergoing discursive transition. This has resulted in a change of urban cognition in redefining the ideal body and leisure time. This paper seeks to provide a close explanation of the ideal body discourse and sports facilities within the framework of social production of space as it is related to the role of the state through bureaucracy, the role of capital perpetuated by economic agglomeration in the city and the portrait of class segmentation in the use of sports space in Malang.

Key words: social production, sport facility, ideal body, space, urban


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.