Strategi Paguyuban Pencak Silat Tradisional Bintang Timur Dalam Melestarikan Kesenian Can Macanan Kadduk

Gandi Indika Affandi, Anif Fatma Chawa, Astrida Fitri Nuryani

Abstract


Perkembangan Kesenian Can Macanan Kadduk di Kabupaten Jember yang semakin lama semakin memprihatinkan. Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya sebuah tindakan untuk mempertahankan dan melestarikan Kesenian Can Macanan Kadduk di Kabupaten Jember. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini ialah Konsep habitus, modal dan ranah milik Pierre Bourdieu. Habitus, modal dan ranah tidak dapat dipisahkan, Habitus yang dilakukan oleh aktor tidak akan berjalan jika tidak diimbangi dengan modal yang dimiliki. Oleh karena itu modal memiliki peran dalam menentukan habitus yang dimiliki oleh aktor tersebut. Habitus dan modal dilakukan dalam sebuah ranah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini ialah strategi yang dilakukan oleh PPST Bintang Timur dalam mempertahankan dan melestarikan Kesenian Can Macanan Kadduk ialah dengan menggunakan strategi reproduksi dan strategi rekonversi. Dari kedua strategi tersebut PPST Bintang Timur membuat sebuah kegiatan yakni melegalkan PPST Bintang Timur sebagai paguyuban yang sah secara hukum, mengadakan latihan rutin. Selain itu PPST Bintang Timur juga rutin mengadakan kegiatan arisan dan padang bulan. Kata Kunci: Kesenian Can Macanan Kadduk , Habitus, Modal, Ranah, Strategi

 


Full Text:

PDF

References


Abidin, Zainal. 2007. Analisis Eksistensial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Agus, Salim. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial.Yogyakarta:Tiara Wacana.

Alim, M. S., Prasetyo, Y., & Indrawanto, S. 2014. Eksistensi Kesenian Ludruk Sidoarjo di Tengah Arus Globalisasi Tahun 1975-1995. GENTA Jurnal Program Studi Sejarah STKIP PGRI Sidoarjo2 (2): 194-206

Barker, Chris. 2008. Cultural Studies Teori & Praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Fashri, Fauzi. 2007. Penyingkapan Kuasa SImbol Apropriasi Reflektif Pemikiran Pierre Bourdieu. Yogyakarta: JUXTAPOSE.

Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Djambatan.

Moleong, Lexy J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Putra, Yudha M.P. 2017. Republika, 7 Februari. "Budaya Pendalungan Dikenalkan di Objek Wisata. Jember, Jawa Timur, Indonesia." (http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/02/07/okztvt284-budaya-Pendalungan-dikenalkan-di-objek-wisata)

Raharjo, Christianto. 2003. Liputan6, 15 Mei. "Macanan Kaduk, Kesenian Tertua Jember Terancam Punah. Jember, Jawa Timur, Indonesia." (https://www.liputan6.com/news/read/54664/macanan-kaduk-kesenian-tertua-jember-terancam-punah)

Rezananta, Reynaldo. 2017. Pemertahanan Tradisi Wayang Topeng Malang dalam Bersih Dusun Kedungmonggo. Skripsi, Universitas Brawijaya

Ritzer, George, Goodman, Douglas, J. 2003. Teori Sosiologi Modern. Terjemahan oleh Alimandan. Jakarta: Fajar Interpratama Offset.

Septiyan, Dadang D. 2016. Eksistensi Kesenian Gambang Semarang dalam Budaya Semarangan. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni 1(2): 171-172.

Sitorus, Felix. 1998.Penelitian Kualitatif: Suatu Perkenalan. Bogor:Kelompok Dokumentasi Ilmu-ilmu Sosial.

Soekanto, Soerjono. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2014.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sujarno. 2003. Seni Pertunjukan Tradisional. Nilai, Fungsi dan Tantangannya. Yogyakarta: Jarahnitra.

Sumarjo, Jacob. 1992. Lintasan Sastra Indonesia Modern, Jilid 1. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Yin, Robert, K. 2015. Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Yoeti, Oka A. 1985. Cultural: Melestarikan Seni Budaya Tradisional yang Nyaris Punah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Zoebazarry, Muhammad I. 2017. Orang Pendalungan: Penganyam Kebudayaan di Tapal


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.